Senin, 18 April 2011

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN GEGANTISME

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN GEGANTISME

A. Pengertian

Gegantisme adalah suatu keadaan yang abnormal pada anak yang disebabkan oleh produksi GH yang berlebihan.

B. Etiologi

Tumor hipofise : adenoma eosinofilik

C.Manifestasi klinik

§ Lingkar kepala bertambah

§ Hidung lebar

§ Lidah membesar

§ Wajah kasar

§ Mandibula tumbuh berlebihan

§ Gigi menjadi terpisah-pisah

§ Jari dan ibu jari tumbuh menebal

§ Kifosis

§ Kelelehan dan kelemahan gejala awal

§ Hipogonadisme

§ Keterlambatan maturasi seksual

§ Kehilangan penglihatan pada pemeriksaan lapang pandang secara seksama

D. Pemeriksaan penunjang

§ Laboratorium

- Kadar GH berlebihan

- Tes toleransi glukosa : hiperglikemia

- Kadar somatomidin meningkat

§ CT. Scan

§ MRI

E. Penatalaksanaan

§ Intervensi bedah

§ Radiasi konvensional / sinar proton energi tinggi

Pengkajian

ð Riwayat penyakit dahulu ?

ð Riwayat penyakit sekarang ?

ð Riwayat penyakit keluarga ?

ð Riwayat tumbuh kembang ?

ð Apakah klien mengalami penambahan pada lingkar kepala

ð Apakah klien mengalami pembesaran hidung ?

ð Apakah klien mengalami pembesaran hidung ?

ð Apakah mandibula tumbuh berlebihan ?

ð Apakah klien mengalami gigi yang terpisah-pisah

ð Apakah jari dan ibu jari tumbuh menebal ?

ð Apakah klien mengalami kifosis ?

ð Apakah klien mengalami kelelahan dan kelemahan pada gejala awal ?

ð Apakah klien mengalami hipogonadisme ?

ð Apakah kien mengalami keterlambatan maturasi seksual ?

ð Apakah terjadi tanda-tanda peningkatan tekanan intra kranial ?

ð Apakah klien mengalami kehilangan penglihatan pada pemeriksaan lapang pandang ?

Diagnosa keperawatan

1. Gangguan bodi image b.d perubahan struktur tubuh

2. Resiko tinggi perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d peningkatan metabolisme, lidah membesar, mandibula tumbuh berlebih, gigi menjadi terpisah-pisah.

3. Perubahan proses keluarga b.d keluarga dengan gegantisme

4. Kelelahan b.d hipermetabolik dengan peningkatan kebutuhan energi

0 komentar: