Senin, 27 Juni 2011

GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG ABORSI PADA SISWI KELAS IX IPS SMAN I CILEDUG KABUPATEN XXXXX TAHUN 2010

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

World Health Organization (WHO) tahun 2004, memperkirakan ada 20 juta kejadian aborsi tidak aman (unsafe abortion) di dunia, 9,5 % (19 dari 20 juta tindakan aborsi tidak aman) diantaranya terjadi di negara berkembang. Sekitar 13% dari total perempuan yang melakukan aborsi tidak aman berakhir dengan kematian. Risiko kematian akibat aborsi yang tidak aman di wilayah ASIA diperkirakan 1:3700 dibanding dengan aborsi yang aman. Diwilayah Asia Tenggara, WHO memperkirakan 4,2 juta aborsi tiap tahun, dan sekitar 750.000 sampai 1,5 juta terjadi di Indonesia. Sekitar 750.000 diantaranya dilakukan oleh remaja, dimana 2.500 diantaranya berakhir dengan kematian. (1)

1

Jumlah aborsi di Indonesia dilakukan oleh 2 juta orang tiap tahun, dari jumlah itu, 70.000 dilakukan oleh remaja putri yang belum nikah.(2) Jumlah aborsi pertahun di Indonesia sekitar 2,3 juta.(3) Setahun kemudian terjadi kenaikan cukup besar. Tiap tahun jumlah wanita yang melakukan aborsi sebanyak 2,5 juta.(4) Menurut seminar yang diadakan pada tanggal 6 agustus 2001 di jakarta, dari hasil penelitian yang dilakukan di 10 kota besar dan 6 kabupaten di Indonesia tahun 2000, menyimpulkan bahwa di Indonesia terjadi 43 aborsi per 100 kelahiran hidup. Ia juga menyampaikan bahwa sebagian besar aborsi adalah aborsi yang di sengaja, ada 78% wanita di perkotaan dan 40% di pedesaan yang melakukan aborsi di sengaja.(5)

Menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2004 tentang aborsi atau pengguguran kandungan, tingkat aborsi di Indonesia sekitar 2 sampai 2,6 juta kasus pertahun, yang 30% dari aborsi tersebut dilakukan oleh mereka di usia 15-24 tahun.(6)

Mortalitas dan morbiditas pada wanita hamil dan bersalin adalah di negara berkembang. Di negara miskin, sekitar 25-50% kematian wanita usia subur di sebabkan hal yang berkaitan dengan kehamilan. Diketahui penyebab utama kematian ibu hamil dan melahirkan adalah perdarahan. Infeksi dan eklamsi. Penelitian terhadap kematian ibu memperlihatkan bahwa penderita abortus meninggal dunia akibat komplikasi yang timbul yaitu perdarahan 30-35%, infeksi 20-25% dan gestasis 15-17%.(7)

Namun sebenarnya aborsi juga merupakan penyebab kematian ibu, hanya saja muncul dalam bentuk komplikasi perdarahan dan sepsis. Kematian ibu juga disebabkan komplikasi aborsi sering tidak muncul dalam laporan kematian tetapi dilporkn sebagai perdarahan atau sepsis. Hal ini terjadi karena hingga saat ini aborsi masih merupakan masalah kontroversial di masyarakat. Satu pihak aborsi dianggap ilegal dan dilarang oleh agama sehingga masyarakat cenderung menyembunyikan kejadian aborsi, di lain pihak aborsi terjadi di masyarakat, selain denagan mudahnya didapatkan jamu dan obat-obatan peluntur serta dukun pijat untuk mereka yang terlambat datang bulan.(8)

Masalah aborsi bukanlah yang semakin intens, searah dengan perkembangan teknologi yang memudahkan pelaksana aborsi dengan resiko kematian ibu yang semakin kecil.(9)


SELENGKAPNYA DOWNLOAD DISINI AJA..

sorry mamen.. klo yang ini harus bayar buat dapet passwordnya..

klo berminat bisa berpesan via facebook ane..

0 komentar: