Sabtu, 20 Agustus 2011

PENYAKIT LUPUS

Penyakit LUPUS adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Tidak sedikit pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.

Arti kata lupus sendiri dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi . Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.

Gejala-gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan. sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus. Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:

  1. Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
  2. Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
  3. Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
  4. Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
  5. Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan

Dr. Rahmat Gunadi dari Fak. Kedokteran Unpad/RSHS menjelaskan, penyakit lupus adalah penyakit sistem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing. Reaksi sistem imunitas bisa mengenai berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, sistem kardiovaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.

“Penyakit ini dapat mengenai semua lapisan masyarakat, 1-5 orang di antara 100.000 penduduk, bersifat genetik, dapat diturunkan. Wanita lebih sering 6-10 kali daripada pria, terutama pada usia 15-40 tahun. Bangsa Afrika dan Asia lebih rentan dibandingkan kulit putih. Dan tentu saja, keluarga Odapus. Timbulnya penyakit ini karena adanya faktor kepekaan dan faktor pencetus yaitu adanya infeksi, pemakaian obat-obatan, terkena paparan sinar matahari, pemakaian pil KB, dan stres,” ujarnya. Penyakit ini justru kebanyakaan diderita wanita usia produktif sampai usia 50 tahun sekalipun ada juga pria yang mengalaminya. Oleh karena itu dianggap diduga penyakit ini berhubungan dengan hormon estrogen.

Pada kehamilan dari perempuan yang menderita lupus, sering diduga berkaitan dengan kehamilan yang menyebabkan abortus, gangguan perkembangan janin atau pun bayi meninggal saat lahir. Tetapi hal yang berkebalikan juga mungkin atau bahkan memperburuk geja LUPUS. Sering dijumpai gejala Lupus muncul sewaktu hamil atau setelah melahirkan.

Tubuh memiliki kekebalan untuk menyerang penyakit dan menjaga tetap sehat. Namun, dalam penyakit ini kekebalan tubuh justru menyerang organ tubuh yang sehat. Penyakit Lupus diduga berkaitan dengan sistem imunologi yang berlebih. Dalam tubuh seseorang terdapat antibodi yang berfungsi menyerang sumber penyakit yang akan masuk dalam tubuh. Uniknya, penyakit Lupus ini antibodi yang terbentuk dalam tubuh muncul berlebihan. Hasilnya, antibodi justru menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat. Kelainan ini disebut autoimunitas . Antibodi yang berlebihan ini, bisa masuk ke seluruh jaringan dengan dua cara yaitu :

Pertama, antibodi aneh ini bisa langsung menyerang jaringan sel tubuh, seperti pada sel-sel darah merah yang menyebabkan selnya akan hancur. Inilah yang mengakibatkan penderitanya kekurangan sel darah merah atau anemia.

Kedua, antibodi bisa bergabung dengan antigen (zat perangsang pembentukan antibodi), membentuk ikatan yang disebut kompleks imun.Gabungan antibodi dan antigen mengalir bersama darah, sampai tersangkut di pembuluh darah kapiler akan menimbulkan peradangan. Dalam keadaan normal, kompleks ini akan dibatasi oleh sel-sel radang (fagosit) Tetapi, dalam keadaan abnormal, kompleks ini tidak dapat dibatasi dengan baik. Malah sel-sel radang tadi bertambah banyak sambil mengeluarkan enzim, yang menimbulkan peradangan di sekitar kompleks. Hasilnya, proses peradangan akan berkepanjangan dan akan merusak organ tubuh dan mengganggu fungsinya. Selanjutnya, hal ini akan terlihat sebagai gejala penyakit. Kalau hal ini terjadi, maka dalam jangka panjang fungsi organ tubuh akan terganggu.

Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara.Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.





Read more: http://doktersehat.com/lupus-apa-itu-penyakit-lupus/#ixzz1VfdBoCeH

PENYAKIT LUPUS

Penyakit LUPUS adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Tidak sedikit pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.

Arti kata lupus sendiri dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi . Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.

Gejala-gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan. sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus. Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:

  1. Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
  2. Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
  3. Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
  4. Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
  5. Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan

Dr. Rahmat Gunadi dari Fak. Kedokteran Unpad/RSHS menjelaskan, penyakit lupus adalah penyakit sistem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing. Reaksi sistem imunitas bisa mengenai berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, sistem kardiovaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.

“Penyakit ini dapat mengenai semua lapisan masyarakat, 1-5 orang di antara 100.000 penduduk, bersifat genetik, dapat diturunkan. Wanita lebih sering 6-10 kali daripada pria, terutama pada usia 15-40 tahun. Bangsa Afrika dan Asia lebih rentan dibandingkan kulit putih. Dan tentu saja, keluarga Odapus. Timbulnya penyakit ini karena adanya faktor kepekaan dan faktor pencetus yaitu adanya infeksi, pemakaian obat-obatan, terkena paparan sinar matahari, pemakaian pil KB, dan stres,” ujarnya. Penyakit ini justru kebanyakaan diderita wanita usia produktif sampai usia 50 tahun sekalipun ada juga pria yang mengalaminya. Oleh karena itu dianggap diduga penyakit ini berhubungan dengan hormon estrogen.

Pada kehamilan dari perempuan yang menderita lupus, sering diduga berkaitan dengan kehamilan yang menyebabkan abortus, gangguan perkembangan janin atau pun bayi meninggal saat lahir. Tetapi hal yang berkebalikan juga mungkin atau bahkan memperburuk geja LUPUS. Sering dijumpai gejala Lupus muncul sewaktu hamil atau setelah melahirkan.

Tubuh memiliki kekebalan untuk menyerang penyakit dan menjaga tetap sehat. Namun, dalam penyakit ini kekebalan tubuh justru menyerang organ tubuh yang sehat. Penyakit Lupus diduga berkaitan dengan sistem imunologi yang berlebih. Dalam tubuh seseorang terdapat antibodi yang berfungsi menyerang sumber penyakit yang akan masuk dalam tubuh. Uniknya, penyakit Lupus ini antibodi yang terbentuk dalam tubuh muncul berlebihan. Hasilnya, antibodi justru menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat. Kelainan ini disebut autoimunitas . Antibodi yang berlebihan ini, bisa masuk ke seluruh jaringan dengan dua cara yaitu :

Pertama, antibodi aneh ini bisa langsung menyerang jaringan sel tubuh, seperti pada sel-sel darah merah yang menyebabkan selnya akan hancur. Inilah yang mengakibatkan penderitanya kekurangan sel darah merah atau anemia.

Kedua, antibodi bisa bergabung dengan antigen (zat perangsang pembentukan antibodi), membentuk ikatan yang disebut kompleks imun.Gabungan antibodi dan antigen mengalir bersama darah, sampai tersangkut di pembuluh darah kapiler akan menimbulkan peradangan. Dalam keadaan normal, kompleks ini akan dibatasi oleh sel-sel radang (fagosit) Tetapi, dalam keadaan abnormal, kompleks ini tidak dapat dibatasi dengan baik. Malah sel-sel radang tadi bertambah banyak sambil mengeluarkan enzim, yang menimbulkan peradangan di sekitar kompleks. Hasilnya, proses peradangan akan berkepanjangan dan akan merusak organ tubuh dan mengganggu fungsinya. Selanjutnya, hal ini akan terlihat sebagai gejala penyakit. Kalau hal ini terjadi, maka dalam jangka panjang fungsi organ tubuh akan terganggu.

Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara.Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.





Read more: http://doktersehat.com/lupus-apa-itu-penyakit-lupus/#ixzz1VfdBoCeH

Senin, 27 Juni 2011

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI CAMPAK BERDASARKAN KARAKTERISTIK DI DESA KEDUNGWUNGU KECAMATAN KRANGKENG KABUPATEN XXXXX TAHUN 2010.


Menurut Undang – undang kesehatanan nomor 36 tahun 2009, bahwa kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (1)

Bahwa setiap kegiatan dalam upaya untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dilaksanakan berdasarkan prinsip non diskriminatif, partisipatif, dan berkelanjutan dalam rangka pembentukan sumber daya manusia Indonesia, serta peningkatan ketahanan dan daya saing bangsa bagi pembangunan nasional.(1)

1

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) sebagai arah dan prioritas pembangunan secara menyeluruh yang dilakukan secara bertahap untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Karena itu secara operasional penyusunan Program Legislasi Nasional Tahun 2010 – 2014. Hal ini sejalan dengan kesepakatan dunia dalam Millenium Development Goals (MDGs), dimana untuk mencapai penurunan angka kematian bayi tersebut ditandai dengan peningkatan cakupan imunisasi.(1)

2

Imunisasi merupakan cara terbaik untuk melindungi anak dari berbagai macam penyakit. Tanpa imunisasi kira-kira 3 dari 100 kelahiran akan meninggal karena penyakit campak, 2 dari 100 kelahiran anak akan meninggal

karena pertusis, 1 dari 100 kelahiran anak akan meninggal karena penyakit tetanus dan dari setiap 200.000 anak, 1 akan menderita penyakit polio, imunisasi yang dilakukan dengan memberikan vaksin tertentu akan melindungi anak dari penyakit-penyakit tertentu. Walaupun pada saat ini fasilitas pelayanan untuk vaksinasi ini telah tersedia di masyarakat, tetapi tidak semua bayi telah dibawa untuk mendapat imunisasi yang lengkap.(1)

Pada tahun 1990, pemerintah mengupayakan pengembangan program imunisasi dasar kepada seluruh bayi di Indonesia agar mendapat perlindungan terhadap 7 macam penyakit yaitu : Difteri, perkusis, tetanus, tuberculosis (TBC), polio, campak dan hepatitis B, yang dapat dicegah dengan pemberian imunisas.(1). Pada tahun 2000 angka pencapaian imunisasi DPT (Difteri, pertusis, tetanus) yaitu : 64,1% dari target yang harus dicapai 73,6%. (2)

SELENGKAPNYA DOWNLOAD DISINI AJA..

sorry mamen.. klo yang ini harus bayar buat dapet passwordnya..

klo berminat bisa memesan via facebook ane..

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI CAMPAK BERDASARKAN KARAKTERISTIK DI DESA KEDUNGWUNGU KECAMATAN KRANGKENG KABUPATEN XXXXX TAHUN 2010.


Menurut Undang – undang kesehatanan nomor 36 tahun 2009, bahwa kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (1)

Bahwa setiap kegiatan dalam upaya untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dilaksanakan berdasarkan prinsip non diskriminatif, partisipatif, dan berkelanjutan dalam rangka pembentukan sumber daya manusia Indonesia, serta peningkatan ketahanan dan daya saing bangsa bagi pembangunan nasional.(1)

1

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) sebagai arah dan prioritas pembangunan secara menyeluruh yang dilakukan secara bertahap untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Karena itu secara operasional penyusunan Program Legislasi Nasional Tahun 2010 – 2014. Hal ini sejalan dengan kesepakatan dunia dalam Millenium Development Goals (MDGs), dimana untuk mencapai penurunan angka kematian bayi tersebut ditandai dengan peningkatan cakupan imunisasi.(1)

2

Imunisasi merupakan cara terbaik untuk melindungi anak dari berbagai macam penyakit. Tanpa imunisasi kira-kira 3 dari 100 kelahiran akan meninggal karena penyakit campak, 2 dari 100 kelahiran anak akan meninggal

karena pertusis, 1 dari 100 kelahiran anak akan meninggal karena penyakit tetanus dan dari setiap 200.000 anak, 1 akan menderita penyakit polio, imunisasi yang dilakukan dengan memberikan vaksin tertentu akan melindungi anak dari penyakit-penyakit tertentu. Walaupun pada saat ini fasilitas pelayanan untuk vaksinasi ini telah tersedia di masyarakat, tetapi tidak semua bayi telah dibawa untuk mendapat imunisasi yang lengkap.(1)

Pada tahun 1990, pemerintah mengupayakan pengembangan program imunisasi dasar kepada seluruh bayi di Indonesia agar mendapat perlindungan terhadap 7 macam penyakit yaitu : Difteri, perkusis, tetanus, tuberculosis (TBC), polio, campak dan hepatitis B, yang dapat dicegah dengan pemberian imunisas.(1). Pada tahun 2000 angka pencapaian imunisasi DPT (Difteri, pertusis, tetanus) yaitu : 64,1% dari target yang harus dicapai 73,6%. (2)

SELENGKAPNYA DOWNLOAD DISINI AJA..

sorry mamen.. klo yang ini harus bayar buat dapet passwordnya..

klo berminat bisa memesan via facebook ane..

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MANFAAT MUSIK KLASIK TERHADAP PERKEMBANGAN OTAK JANIN DI RUMAH BERSALIN SEJAHTERA SUNYARAGI KOTA XXXXX TAHUN

Semua bangsa maju di dunia seperti Jerman, Amerika, Jepang, Inggris, Australia dan negara Eropa pada umumnya adalah bangsa yang musikal. Sementara kondisi masyarakat kita cenderung mengikuti tren, demikian juga dalam hal bermusik karena musik klasik terkesan berat dan ketinggalan jaman sehingga telah dilupakan oleh masyarakat kita. Padahal musik klasik adalah musik yang menyenangkan dan mempunyai banyak manfaat terutama untuk kesehatan dan ibu hamil. Karena telah terbukti musik klasik dapat menstimulasi otak agar bayi lebih aktif dan lebih cerdas 34% karena mendengarkan musik klasik selama 30 menit juga dapat meningkatkan IQ 46% dan kemampuan motorik serta kreatifitas berfikir, hasil penelitian ini dari institusi hukum florida.(1)

Musik klasik adalah musik yang memiliki struktur musikal yang lebih kompleks, sehingga bayi bisa merasakan struktur tersebut sejak berusia 3 bulan.(2)

1

Indonesia masih juga belum mampu mengatasi tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) yang 307 per 100.000 kelahiran hidup. Itu berarti setiap tahun ada 13.778 kematian ibu atau setiap dua jam ada dua ibu hamil, bersalin, nifas yang meninggal karena berbagai penyebab. AKI memang telah turun dibandingkan dengan 1990 yang masih 450 per 100.000 kelahiran hidup. Namun, dilihat kecenderungannya, maka target millenium development goals 125 per 100.000 kelahiran hidup tidak akan tercapai tanpa upaya percepatan. (3) Sedangkan AKI di Propinsi Jawa Barat masih tinggi bila dibandingkan dengan angka nasional yaitu 321,15/100.000 kelahiran hidup. (4)

Musik merupakan suatu kebutuhan setiap manusia, karena musik klasik dapat menjadikan orang menjadi senang, gembira, dan nyaman. Musik juga bisa menjadi efektif di bidang akademis oleh karena itu musik klasik harus dikenalkan sedini mungkin sejak dalam kandungan anak harus sudah dirangsang dengan jenis musik yang tepat. Karena dengan memperdengarkan musik klasik atau suara lain yang menyenangkan, bayi dalam kandungan ternyata bisa menstimulasikan respons mereka dan musik ternyata bisa menumbuh kembang berat badan bayi bertambah serta bayi lebih damai begitu mereka lahir di dunia.(1)

Manfaat musik klasik merupakan alat yang tepat untuk memulihkan keadaan ibu baik psikologis maupun fisiologis. Latihan ini dapat dimulai sejak kehamilan berusia 3 bulan dilakukan dalam waktu 30 – 60 menit setiap harinya karena bisa mempunyai manfaat tersendiri khususnya untuk ibu hamil dan janinnya. (2)

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan sebagaimana tercantum dalam SK Menkes RI No. 1363/X/XII/2001 dimana Surabaya sebagai kota terbesar setelah Jakarta telah berkembang seiring dengan perkembangan sehingga masyarakat tahu akan pentingnya musik klasik di Indonesia cukup baik.

Di Indonesia penggunaan musik klasik untuk stimulasi atau terapi bagi janin dan ibu hamil baru dicoba sejak beberapa tahun terakhir. Pada tahun 1994, RSAB Harapan Kita merintis penerapan cara-cara stimulasi atau terapi ini dan diikuti beberapa rumah sakit lainnya, seperti RS Atmajaya, RS Pantai Indah Kapuk, RS Pluit, serta Puskesmas Tambora di Jakarta Barat.

Sebuah laporan ilmiah mengungkapkan bahwa sekolah-sekolah yang memiliki anggaran untuk seni musik, sekitar 20% - 30% akan melahirkan murid-murid berprestasi. Kita sendiripun dapat melakukannya dengan cara memberikan stimulasi kepada anak semenjak dalam kandungan. Sebab rahim ibu tidak ubahnya sebagai ruang kelas untuk tempat belajar bagi anak. Untuk mendapatkan itu semua tidak hanya diperlukan gizi yang cukup, tetapi juga stimulasi yang dilakukan semenjak anak masih dalam kandungan. Salah satunya diantara stimulasi tersebut adalah suara ibu dan musik, terutama musik klasik. Pendapat ini diungkapkan berdasarkan penelitian pada tahun 1980-an yang dilakukan oleh psikolog dr. Alfred Tomas, seorang ahli pendidikan dari Prancis.

SELENGKAPNYA DOWNLOAD DISINI AJA..

sorry mamen.. klo yang ini harus bayar buat dapet passwordnya..

klo berminat bisa memesan via facebook ane..

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MANFAAT MUSIK KLASIK TERHADAP PERKEMBANGAN OTAK JANIN DI RUMAH BERSALIN SEJAHTERA SUNYARAGI KOTA XXXXX TAHUN

Semua bangsa maju di dunia seperti Jerman, Amerika, Jepang, Inggris, Australia dan negara Eropa pada umumnya adalah bangsa yang musikal. Sementara kondisi masyarakat kita cenderung mengikuti tren, demikian juga dalam hal bermusik karena musik klasik terkesan berat dan ketinggalan jaman sehingga telah dilupakan oleh masyarakat kita. Padahal musik klasik adalah musik yang menyenangkan dan mempunyai banyak manfaat terutama untuk kesehatan dan ibu hamil. Karena telah terbukti musik klasik dapat menstimulasi otak agar bayi lebih aktif dan lebih cerdas 34% karena mendengarkan musik klasik selama 30 menit juga dapat meningkatkan IQ 46% dan kemampuan motorik serta kreatifitas berfikir, hasil penelitian ini dari institusi hukum florida.(1)

Musik klasik adalah musik yang memiliki struktur musikal yang lebih kompleks, sehingga bayi bisa merasakan struktur tersebut sejak berusia 3 bulan.(2)

1

Indonesia masih juga belum mampu mengatasi tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) yang 307 per 100.000 kelahiran hidup. Itu berarti setiap tahun ada 13.778 kematian ibu atau setiap dua jam ada dua ibu hamil, bersalin, nifas yang meninggal karena berbagai penyebab. AKI memang telah turun dibandingkan dengan 1990 yang masih 450 per 100.000 kelahiran hidup. Namun, dilihat kecenderungannya, maka target millenium development goals 125 per 100.000 kelahiran hidup tidak akan tercapai tanpa upaya percepatan. (3) Sedangkan AKI di Propinsi Jawa Barat masih tinggi bila dibandingkan dengan angka nasional yaitu 321,15/100.000 kelahiran hidup. (4)

Musik merupakan suatu kebutuhan setiap manusia, karena musik klasik dapat menjadikan orang menjadi senang, gembira, dan nyaman. Musik juga bisa menjadi efektif di bidang akademis oleh karena itu musik klasik harus dikenalkan sedini mungkin sejak dalam kandungan anak harus sudah dirangsang dengan jenis musik yang tepat. Karena dengan memperdengarkan musik klasik atau suara lain yang menyenangkan, bayi dalam kandungan ternyata bisa menstimulasikan respons mereka dan musik ternyata bisa menumbuh kembang berat badan bayi bertambah serta bayi lebih damai begitu mereka lahir di dunia.(1)

Manfaat musik klasik merupakan alat yang tepat untuk memulihkan keadaan ibu baik psikologis maupun fisiologis. Latihan ini dapat dimulai sejak kehamilan berusia 3 bulan dilakukan dalam waktu 30 – 60 menit setiap harinya karena bisa mempunyai manfaat tersendiri khususnya untuk ibu hamil dan janinnya. (2)

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan sebagaimana tercantum dalam SK Menkes RI No. 1363/X/XII/2001 dimana Surabaya sebagai kota terbesar setelah Jakarta telah berkembang seiring dengan perkembangan sehingga masyarakat tahu akan pentingnya musik klasik di Indonesia cukup baik.

Di Indonesia penggunaan musik klasik untuk stimulasi atau terapi bagi janin dan ibu hamil baru dicoba sejak beberapa tahun terakhir. Pada tahun 1994, RSAB Harapan Kita merintis penerapan cara-cara stimulasi atau terapi ini dan diikuti beberapa rumah sakit lainnya, seperti RS Atmajaya, RS Pantai Indah Kapuk, RS Pluit, serta Puskesmas Tambora di Jakarta Barat.

Sebuah laporan ilmiah mengungkapkan bahwa sekolah-sekolah yang memiliki anggaran untuk seni musik, sekitar 20% - 30% akan melahirkan murid-murid berprestasi. Kita sendiripun dapat melakukannya dengan cara memberikan stimulasi kepada anak semenjak dalam kandungan. Sebab rahim ibu tidak ubahnya sebagai ruang kelas untuk tempat belajar bagi anak. Untuk mendapatkan itu semua tidak hanya diperlukan gizi yang cukup, tetapi juga stimulasi yang dilakukan semenjak anak masih dalam kandungan. Salah satunya diantara stimulasi tersebut adalah suara ibu dan musik, terutama musik klasik. Pendapat ini diungkapkan berdasarkan penelitian pada tahun 1980-an yang dilakukan oleh psikolog dr. Alfred Tomas, seorang ahli pendidikan dari Prancis.

SELENGKAPNYA DOWNLOAD DISINI AJA..

sorry mamen.. klo yang ini harus bayar buat dapet passwordnya..

klo berminat bisa memesan via facebook ane..

Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Ibu Hamil Di Usia Muda Dengan Umur < 20 Tahun di BPS

Kehamilan usia muda berdampak pada ibu dan janin. Dampak pada ibu diantranya bisa terjadi abortus preeklampsia, placenta previa, anemia dan hyperemesis gravidarum dan pada bayinya bisa terjadi lahir prematur dan partus lama yang diakibatkan panggul sempit. (1)

Pola pikir zaman primitif dengan zaman yang sudah berkembang jelas berbeda, hal ini dibuktikan dengan sebuah paradoks perkawinan antara pilihan orang tua dengan kemauan sendiri, pernikahan dini dipaksakan atau pernikahan dini karena kecelakaan. Namun prinsip orang tua pada zaman ganepo atau zaman primitif sangat menghendaki jika anak perempuan sudah baligh maka tidak ada kata lain kecuali untuk secepatnya menikah. Kondisi demikian, dilatarbelakangi oleh keberadaan zaman yang masih tertinggal, maka konsep pemikirannya pun tidak begitu mengarah pada jenjang kehidupan masa depan yang lebih baik. Tradisi pernikahan zaman nenek moyang lebih terpacu dengan prospek budaya nikah dini, yakni berkisar umur 15 tahun para wanita dan pria berkisar umur 20 tahun atau kurang. (2)

Melahirkan anak pada usia remaja di dunia berkembang adalah soal biasa, di mana proporsi yang telah melahirkan anak pertama sebelum umur 18 tahun biasanya antara seperempat dan setengah. Sebaliknya, di dunia maju, dan di sebagian kecil negara berkembang, kurang dari satu dalam 10 melahirkan anak pertama pada usia remaja.(2)

Paling sedikit setengah perempuan muda di negara Afrika Sub-Sahara, mulai hidup bersama pertama kali sebelum usia 18 tahun. Di Amerika Latin dan di Karibia, 20-40% dari wanita muda memasuki hidup bersama, dan di Afrika Utara dan Timur Tengah, proporsinya 30% atau kurang. Grafik Proporsi wanita yang melahirkan anak pertama mereka sebelum usia 18 tahun berkisar dari 1% di Jepang sampai 53% di Nigeri. (2)

Menurut Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) usia untuk hamil dan melahirkan adalah 20 sampai 30 tahun, lebih atau kurang dari usia tersebut adalah berisiko. Kesiapan seorang perempuan untuk hamil dan melahirkan atau mempunyai anak ditentukan oleh kesiapan dalam tiga hal, yaitu kesiapan fisik, kesiapan mental/emosi/psikologis dan kesiapan sosial/ekonomi. Secara umum, seorang perempuan dikatakan siap secara fisik jika telah menyelesaikan pertumbuhan tubuhnya (ketika tubuhnya berhenti tumbuh), yaitu sekitar usia 20 tahun. Sehingga usia 20 tahun bisa dijadikan pedoman kesiapan fisik.

SELENGKAPNYA DOWNLOAD DISINI AJA..

sorry mamen.. klo yang ini harus bayar buat dapet passwordnya..

klo berminat bisa berpesan via facebook ane..